Pengikut

Rabu, 25 Maret 2009

purnama yang terlempar

raut muka silih berganti sekilas melintas
berulang salam terucap
namun tak ada balas, walau hanya sekedar
senyum malas
tak sampaikah?
atau terbentur tebalnya bibir memar
bertanya  dan bertanya
sampai kapankah kutemukan batas pertanyaan
hingga  jawaban bisa dimengerti

malam seakan terhenti pada dengkuran serangga gatal
sedikit harap pada purnama  yang penuh serigala
semoga teduh sinarnya tak mengundang siluman rasa 

Tidak ada komentar: