raut muka silih berganti sekilas melintas
berulang salam terucap
namun tak ada balas, walau hanya sekedar
senyum malas
tak sampaikah?
atau terbentur tebalnya bibir memar
bertanya dan bertanya
sampai kapankah kutemukan batas pertanyaan
hingga jawaban bisa dimengerti
malam seakan terhenti pada dengkuran serangga gatal
sedikit harap pada purnama yang penuh serigala
semoga teduh sinarnya tak mengundang siluman rasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar